Kamis, 30 Oktober 2014

Pesan Syekh Humaida


  • Kita tidak akan tersesat selama-lamanya selama kita tunduk dan patuh mengamalkan Al-Quran dan assunnah
  • Fadilah membaca Al-Quran, bagi siapa yang membaca satu hurup Al-Quran baginya 10 kebaikan
  • Rosulullah tidak pernah berpuasa sunnah sebulan penuh kecuali pada bulam muharam. Hadis lain mengatakan barang siapa berpuasa sunnah satu hari maka baginya di jauhkan dari api neraka seauh tujuh puluh tahun
  • Bersolawat kepada nabi setiap hari seratus kali kita bersolawat kepada nabi karena jika kita bersalawat 1 kali maka ganjarannya 10 kali, jika kita bersalawat 10 kali maka ganjarannya 100 kali dan jika kita bersalawat 1000 maka kita akan di jauhkan dari apai neraka
  • Berdo’a setiap mendengarkan azan kerena fadilah membaca do’a setelah azan, nanti pada hari kiamat kita akan mendapatkan syafaatnya 
  • Di anjurkan menyantuni anak yatim, karena menyantuni anak yatim ibarat jari telunjuk dengan jari tengah dan di syurga nanti sangat dekat dengan nabi

Minggu, 26 Oktober 2014

Halalan Thoyyiban

Pagi ini bertemu dengan seorang sahabat di rumahnya. 
Usianya kira-kira 57 Tahun, mengidap penyakit diabetes dengan berbagai komplikasi.

Dia berpesan agar hati-hati mengkonsumsi minuman energi, rupanya ini yang dia rasakan kemungkinan sebagai penyebab penyakitna itu. Prosesnya mungkin jangka panjang, tapi ia yakin itu. Dulu dia memiliki kebiasaan mengkonsumsi berbagai minuman itu, "hati-hati dengan yang seger-seger", katanya. Ya, mungkin segar tapi tidak alami. "Lebih baik air putih saja", lanjutnya.

Sebelumnya sahabat yang lain berusia 30an menderita gagal ginjal. Ia harus rutin cuci darah sekarang.
Kebiasaan buruknya yang ia akui adalah mengkonsumsi minuman berkarbonasi (cola dsb). Minuman favorit itu selalu ada stok di kulkas rumahnya.hmm..

Mari kita jadikan pelajaran agar jangan mengikuti kesalahan mereka.

Kembalilah ke yang alami.

Makanlah yang halal dan baik "halalan thoyyiban".. baik untuk tubuh dan jiwa kita. Insya Allah. 

"dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya." (Terjemahan Al-Quran Surat Al Maaidah:88)


 

Kamis, 23 Oktober 2014

Sahabat Hari Ini


Seorang sahabat saya hari ini bertekad menjadi orang yang lebih baik.

  • kondisi fisiknya gendut. hehe 160/70.. bareurat, kurang gesit, dll
  • mobilnya kurang fit...motuba 90's ga ada ac, meragukan untuk dibawa luar kota
  • rumahnya belum dipagar... kurang menutup aurat katanya :D, jalan masih tanah belum diaspal
  • sepeda motornya pinjaman
  • Hutang lunak yang sedang dicicil kurang lebih 27 juta 
  • kurang berbuat kebaikan bagi sesama
  • merasa kerjaannya kurang mulia / kurang manfaat
itu diantaranya...

ini yang sedang ia lakukan untuk perbaikan hidupnya, dunia akhirat:
  • shalat 5 waktu berjamaah di masjid
  • puasa daud, hari ini dia buka, besok (sabtu puasa lagi)
  • one day one juz mengaji
  • perbanyak sodakoh n kebaikan
  • perbanyak dzikir
  • duha
  • banyak bersyukur
Kita doakan semoga dia istiqomah, konsisten dan diridhoi oleh Allah SWT, amiiin

Ayat hari ini..

“Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; Dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.” (QS. al-Baqarah:266) 

Adalah perumpamaan kita di dunia yang harus memperbanyak amal yang insya Allah sebagai bekal di akhirat nanti, seperti kebun kurma sebagai bekal si orang tua di masa tuanya itu, sedangkan ia tidak dapat berbuat apa2 lagi....

Hadits hari ini:

Diriwayatkan dari sahabat Amr bin Auf, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya sedekah seorang Muslim dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang su’ul khotimah, Allah akan menghilangkan sifat sombong, kefakiran, dan sifat berbangga diri darinya.” (HR. Thabrani).

Wallahu a'lam bishawab